Lanjutan dari Part 1 (ya iya lah…). Sebelumnya baca di sini.
Duh makan terus pikiranmu ntar +gendut ky k.ibang lho
apa kbr,say?katany mo ke bdg ya..tmu camer?xixi (13/8/08, 13.53.57)
Say love w/ money itu yg mantap
Kl ki ke luarkota blh ikut tuh skalian dtelaktir ma km.wisata kulinerny urusan kntr atau sengaja ikut eki yg cuti?
(13/8/08, 14.26.46)
Lagi-lagi SMS-nya ketauan Ceceu, hehehe… Untunglah bukan SMS yang ‘membahayakan’
Kali ini, seingat saya, saya minta dibawain Blenger Burger yang salah satu cabangnya ada di Bintaro. Dan ketika Ceu bilang saya pikirannya makan terus yang memang benar adanya, saya berkilah bahwa sekarang adalah zamannya menyatakan sayang dengan Blenger, alias ‘say it with Blenger‘, hehehe…
Dan, oh ya, saya kebetulan waktu itu memang mau ke Bandung, berlibur bersama Eki. Lebih tepatnya sih dia cuti, saya ngintil, pengen wisata kuliner di Bandung, hehehe…
Tapi aku ga salah pilih kan?
(13/8/08, 21.59.24)
Wah, ini saya nggak tau pembicaraannya soal apa tapi yah kurang lebih sama dengan alasan sebelumnya: it’s fun to put this message on the web to show how he thinks of me
Tdr skrg ga?! (17/8/08, 01.05.28)
Emang. Aku kebangun dgr telf kmu tp ga kuat ngangkat telf. KAMU TIDUR SKRG! (17/8/08, 01.07.21)
Udah tau mau ke bdg tp bukannya tdr. Maaf ya klo bukan kamu yg telf (17/8/08, 01.10.31)
Nah, ini Bpk. Eki Nurhikmat lagi ‘marah’ lagi sama saya. Cerita lengkapnya bisa dibaca di sini.
Ya, ya, ya…! (21/8/08, 17.35.42)
Bgt, bgt, bgt…! (21/8/08, 18.02.33)
Mmuachh, Mmuachh, Mmuachh…! (21/8/08, 18.20.18)
Anget, anget, anget…! (21/8/08, 18.24.23)
Idih, pacar mah nyamain sm tai ayam..
kan klo kta bedua pelukan jadi anget ktnya hehe (21/8/08, 18.44.38)
Kalau yang ini, ketika saya sudah harus kembali ke Jakarta dari liburan kami di Bandung, sementara Eki masih menghabiskan cutinya di sana. Saya ingat, saya meng-SMS, bilang, “Pacar, pacar, pacar!” Dia jawab “Ya, ya, ya…!” Saya bales lagi, “Kangen, kangen, kangen!” Balasannya, “Bgt, bgt, bgt…!” Lalu saya bilang, “Cium, cium, cium…!” Yang dia bales, “Mmuachh, Mmuachh, Mmuachh…!” Terus saya bilang, “Peluk, peluk, peluk!” Dia bales, “Anget, anget, anget…!” yang kemudian saya bales kurang lebih begini, “Ih, pacar kayak tai ayam aja, anget-anget…” Hehehe…
Masih bersambung lho…
2 Oktober 2008, 4.10 AM
*Dinyanyikan seperti lagunya Trio Macan.



